
DAD IMM Prof. Dr. Hamka Umpo Bangun Militansi dan Keilmuan
Liputan Miftahul Rahman, Kontributor Media Center Muhammadiyah Ponorogo
Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Prof. Dr. Hamka Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo) sukses menggelar Darul Arqam Dasar (DAD) pada Jumat–Ahad (7–9/11/25).
Kegiatan perkaderan ini diikuti oleh 102 mahasiswa baru, mayoritas dari Fakultas Agama Islam, serta beberapa dari fakultas lain di lingkungan Umpo.
DAD menjadi agenda wajib sekaligus strategis dalam proses pembentukan kader IMM. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali berbagai materi dasar tentang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Ke-IMM-an, Analisis Sosial, serta Keorganisasian, yang bertujuan melahirkan kader militan, cendekia, dan berkarakter islami.
Selain materi utama, peserta juga terlibat dalam Focus Group Discussion (FGD) untuk mempertajam kemampuan berpikir kritis, menganalisis persoalan sosial, dan melatih keberanian berpendapat. FGD ini menjadi ruang pembelajaran aktif agar kader IMM tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerjemahkan nilai-nilai perjuangan ke dalam tindakan nyata.
Ketua Umum Pimpinan Komisariat IMM Prof. Dr. Hamka Umpo, Muhammad Dimas, menegaskan bahwa DAD merupakan pondasi penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal dan menjiwai semangat gerakan IMM.
“Darul Arqam Dasar ini menjadi wadah pembinaan awal bagi mahasiswa untuk menanamkan nilai keislaman, keilmuan, dan kemuhammadiyaha,” ujarnya.
Kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan mampu membentuk karakter kader berintegritas, berjiwa militan, dan memiliki komitmen terhadap perjuangan dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
Dimas menambahkan, melalui proses pembelajaran, diskusi, dan pembinaan spiritual, kader IMM Prof. Dr. Hamka diharapkan menjadi insan yang intelektual, humanis, religius, serta siap berkontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan persyarikatan.
“Setelah ini, harapannya para peserta tidak hanya memahami nilai-nilai IMM, tetapi juga siap menjadi agen perubahan yang membawa semangat dakwah dan pencerahan di kampus maupun masyarakat,” imbuhnya.
Para pemateri turut menghadirkan pembahasan mendalam seputar ideologi Muhammadiyah, pemikiran Islam modern, kepemimpinan kader, serta peran mahasiswa sebagai agen transformasi sosial. Sesi Analisis Sosial menjadi salah satu yang paling menarik perhatian peserta karena mengajak mereka membaca realitas masyarakat secara kritis dan ilmiah dengan berlandaskan nilai Islam berkemajuan.
Dengan semangat kebersamaan dan keilmuan yang menyala, kegiatan DAD IMM Prof. Dr. Hamka Umpo ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya kader-kader tangguh, berilmu, dan siap melanjutkan estafet perjuangan dakwah Muhammadiyah di ranah kampus maupun masyarakat.



