
Liputan Avita Diah Ayu Atalia, TMC Muhammadiyah Ponorogo
Forum Pendidikan Al-Quran Muhammadiyah (FPQM) Ponorogo sukses menyelenggarakan Wisuda Santri Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Muhammadiyah se-Ponorogo Tahun 2025, Ahad (9/11/25), di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo (Muhipo).
Acara yang mengusung tema “Santri Berprestasi Wujudkan Peradaban Islami” itu berlangsung khidmat dan lancar sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.
Sebanyak 134 santri dari berbagai jenjang resmi diwisuda, terdiri atas 28 santri jenjang PAUD, 52 santri jenjang Taman Kanak-kanak Al-Quran (TKA), 34 santri jenjang Taman Pendidikan Al-Quran (TPA), dan 20 santri jenjang Ta’limul Quran lil Aulad (TQA).
Suasana haru menyelimuti acara ketika para wali santri menyaksikan putra-putrinya yang telah menyelesaikan pembelajaran dan serangkaian ujian munaqosah sebelumnya.
Wisuda ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Drs. H. Imam Mujahid, MA selaku perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, Dr. Imam Rohani, M.Pd.I selaku Pimpinan Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) PDM Ponorogo, Sugeng Riyadi, M.Pd selaku Kepala SMA Muhipo, perwakilan Forum Komunikasi Pendidikan Al-Quran (FKPQ) Kabupaten Ponorogo, Lembaga Koordinasi dan Pembinaan (LKP TPA Ponorogo), Lembaga Pendidikan (LP Ma’arif NU Ponorogo), Dr. Bambang Wahrudin, M.Pd selaku Penasehat FPQM Ponorogo, dan Muh. Rizal Hazam, S.E selaku Ketua FPQM Ponorogo.
Sebelum acara inti dimulai, hadirin disuguhkan penampilan Tari Merak Ngigel oleh Kirana Larasati, siswi kelas 4 SD dari TPA Baitul Muslimin Japan Ponorogo, yang memukau para tamu undangan. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh santriwan Khalid Ibrahim dan santriwati Aleysia Maisy Antoro.
Dalam sambutannya, Muh. Rizal Hazam, S.E., Ketua FPQM Ponorogo, menjelaskan bahwa wisuda ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan munaqosah yang telah dilaksanakan pada 12 Oktober 2025, diikuti oleh 134 santri dari empat jenjang.
“Harapan kami, para santri menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter Qurani, shidiq, amanah, fatonah, dan tabligh, sehingga tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin luar biasa,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Drs. H. Imam Mujahid, MA, perwakilan PDM Ponorogo, yang mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada para ustadz-ustadzah yang telah mendidik dengan sepenuh hati. Ia juga menyampaikan rasa bangga kepada para wali santri.
“Selamat kepada bapak ibu wali santri, anda semua telah berhasil menanamkan cinta Al-Quran kepada putra-putrinya,” ucapnya.
Di era sekarang, lanjutnya, anak-anak sulit diarahkan, namun bapak ibu mampu membimbing mereka hingga diwisuda hari ini. Teruslah arahkan anak-anak menjadi ahli Quran, ahli ilmu, ahli kebaikan, ahli taqwa, dan ahli sedekah.
Sementara itu, Sekretaris Forum Komunikasi Pendidikan Al-Quran (FKPQ) Kabupaten Ponorogo dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang diwisuda. Dia berpesan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada prosesi wisuda, tetapi terus diamalkan dalam kehidupan.
“Sebaik-baiknya manusia adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya. Semoga kita menjadi golongan terbaik di dunia dan di akhirat,” tuturnya.

Prosesi Wisuda dan Penghargaan Santri Berprestasi
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh sekretaris FKQM Kabupaten Ponorogo dan prosesi wisuda 134 santri dari berbagai jenjang, yang masing-masing menerima ijazah dan trofi penghargaan sebagai tanda kelulusan.
Di penghujung acara diumumkan santri berprestasi terbaik per jenjang, yaitu Azalea Khaliqa Dzahin dari TPA Aisyiyah Plalangan (jenjang PAUD), Khoirunisa Intan Fadila dari TPA Al-Falah Nglayang (jenjang TKA), Dhea Malika Ilma dari TPA Ibadurrahman (jenjang TPA), dan Prandya Nakhla Anindita dari TPA Ibadurrahman (jenjang TQA).
Salah satu wali santri, Imron Rosidi, ayah dari Prandya Nakhla Anindita, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian putrinya yang menjadi wisudawati terbaik jenjang TQA dengan predikat Mumtaz.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur kepada Allah SWT karena berkat ridha-Nya anak saya bisa menjadi wisudawati terbaik. Terima kasih kepada anak saya yang terus belajar tanpa lelah hingga menorehkan prestasi hari ini. Harapan saya, semoga anak saya dan seluruh santri tetap semangat belajar Al-Quran agar meraih kesuksesan dunia dan akhirat,” tuturnya penuh haru.
Acara wisuda yang diselenggarakan FPQM Ponorogo ini menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah dalam mencetak generasi Qurani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap mewujudkan peradaban Islami di masa depan.



